Minggu, 09 Desember 2018 19:18:35 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 207
Total pengunjung : 448463
Hits hari ini : 2687
Total hits : 4134055
Pengunjung Online : 7
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Gedung Putih Bersolek Sambut Natal






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Kamis, 29 November 2018 11:05:56
Gedung Putih Bersolek Sambut Natal

Washington - Gedung Putih bersolek menyambut Natal. Pohon-pohon terang bermunculan di berbagai sudut ruangan. Kali ini, tema dekorasinya American Treasures. Jika tahun lalu yang mendominasi warna putih, kali ini First Lady Melania Trump memilih warna merah. Maka, hadirlah 40 pohon Natal dari beri merah di East Colonnade.

Melania tidak hadir saat Gedung Putih memperbolehkan media melihat untuk kali pertama dekorasi Natal tersebut. Berdasar pernyataan resmi kantor ibu negara, warna merah dipilih karena terdapat dalam stempel kepresidenan yang dibuat para pendiri bangsa.

"Itu adalah simbol kegagahan dan keberanian." Demikian bunyi pernyataan resmi kantor Melania sebagaimana dilansir The Washington Post. Namun, kehadiran pohon-pohon Natal semerah darah juga memicu kontroversi. Publik menyebut hiasan itu menakutkan. Banyak yang lantas menjuluki lorong East Colonnade sebagai lorong pembunuhan atau jalan pohon merah darah.

Melania menggunakan 12 ribu pita dan lampu hias sepanjang 6.096 meter untuk menghias Gedung Putih. Selain itu, dia menggunakan 14 ribu ornamen Natal di Grand Foyer dan Cross Hall. Karena itu, istri Presiden Donald Trump tersebut mengerahkan 225 relawan untuk ikut mendadani Gedung Putih dalam beberapa hari terakhir. Beberapa tetenger AS juga ditampilkan dalam dekorasi Natal kali ini.

Sementara itu, pasar Natal Berlin, Jerman, kembali dibuka. Tapi, kali ini dengan pengamanan yang sangat ketat. Trauma akan serangan truk pada 2016 masih ada. Saat itu truk menabraki pengunjung dan mengakibatkan 12 orang tewas.

Sepanjang pekan para pekerja memasang 160 kotak besi untuk menghalangi kendaraan masuk ke rute pejalan kaki. Kotak itu dipasang di Breitscheidplatz, Charlottenburg, tempat serangan truk terjadi dua tahun lalu. Jumlah petugas keamanan berseragam maupun yang menyamar di lokasi tersebut juga lebih banyak.fjr/red

dilihat : 29 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution