Minggu, 09 Desember 2018 19:23:53 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 207
Total pengunjung : 448463
Hits hari ini : 2729
Total hits : 4134097
Pengunjung Online : 3
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Pasukan Perdamaian Indobatt Upacara Hari Pahlawan di Lebanon






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Senin, 12 November 2018 08:11:02
Pasukan Perdamaian Indobatt Upacara Hari Pahlawan di Lebanon

Lebanon – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Indonesian Battalion (Indobatt) Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) misi Pasukan Perdamaian Dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), melaksanakan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018.

Upacara Hari Pahlawan yang dilaksanakan secara sederhana di Lapangan Soekarno Markas Indobatt UN Posn 7-1 Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Sabtu (10/11/2018) waktu setempat, diikuti oleh ratusan Pasukan Perdamaian Indobatt.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P., dengan Komandan Upacara Kapten Mar Sabeth Titus Yuwono dan Perwira Upacara Lettu Mar Ganteng Prakoso.

Upacara Hari Pahlawan 10 November 2018, mengangkat tema “Semangat Pahlawan di Dadaku” yang mengandung makna bahwa dalam diri setiap insan tertanam nilai kepahlawanan. Sehingga diharapkan dapat berinisiatif mengabdi dengan hal yang bermanfaat untuk kemaslahatan diri, lingkungan sekitar, bangsa dan negara.

Dalam amanat tertulis Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita yang dibacakan oleh Inspektur Upacara Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, menyampaikan antara lain bahwa momentum Hari Pahlawan harus benar-benar dimaknai secara keseluruhan. Bukan semata-mata hanya acara, tetapi harus dapat memunculkan implementasi nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Peristiwa 10 November 73 tahun yang lalu di Surabaya merupakan perang fisik pertama setelah Indonesia merdeka. Keberanian semangat pantang menyerah, dan perjuangan tanpa pamrih pahlawan harus bisa menginspirasi, memperkuat nilai kepahlawanan dan mempertebal kecintaan tanah air.

Nilai kepahlawanan sangat bersifat dinamis bisa menguat dan melemah. Hari Pahlawan, merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai kepahlawanan tersebut. Siapapun bisa jadi pahlawan semuanya bisa mengabadikan diri, baik untuk diri sendiri lingkungan sekitar serta bangsa dan negara demi menuju NKRI sejahtera adil dan makmur.

Pada kesempatan tersebut, Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatakan bahwa saat ini peran generasi muda juga dibutuhkan untuk pembangunan bangsa. Harus melahirkan ide dan gagasan menjadi inspirasi untuk pembangunan.

“Setiap jaman pasti ada pahlawannya, sosok yang berdedikasi dan berprestasi dibidangnya masing-masing yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, disipilin, dan berkarakter,” kata orang nomor satu di jajaran Satgas Indobatt.ci/red

dilihat : 23 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution