Minggu, 24 Maret 2019 12:52:05 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  
--Ingin kegiatan anda kami liput? silahkan hubungi kami di 082139840290, twitter @pustakalewi atau email ke redaksi @pustakalewi.net. Kami siap melayani!

Catatan Ringan

Pendakian Kerinci
Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini diselenggarakan oleh GMKI dari ketinggian 3805 mdpl di atap Sumatera



Pengunjung hari ini : 189
Total pengunjung : 484817
Hits hari ini : 1894
Total hits : 4457702
Pengunjung Online : 4
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Jokowi Blusukan Pasar Anyar Tangerang Kendarai Motor






SocialTwist Tell-a-Friend | |
Minggu, 04 November 2018 11:30:52
Jokowi Blusukan Pasar Anyar Tangerang Kendarai Motor

Surabaya - Presiden Joko Widodo kembali melakukan peninjauan ke pasar tradisional. Kali ini, Jokowi meninjau Pasar Anyar di Tangerang, Banten pada Minggu (04/11) pagi.

Kunjungan kepasar Anyar ini Jokowi tampak menunggangi motor modifikasi berwarna hijau.

Jokowi tiba di Pasar Anyar sekitar pukul 06.40 WIB. Jokowi tampak mengenakan jaket berwarna merah.

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini disambut para pengunjung dan pedagang pasar. Mereka turut mendokumentasikan kedatangan orang nomor satu di Indonesia dengan kamera gawai mereka.

Sementara itu, Jokowi tampak berbincang-bincang dengan pedagang, mulai dari pedagang daging ayam hingga tempe.

Blusukan ke pasar belakangan dilakukan Jokowi. Sebelumnya pada Selasa malam, 30 Oktober 2018, ia mengunjungi Pasar Bogor yang berlokasi di Jalan Roda, Kota Bogor, Jawa Barat. Jokowi mengaku ingin mengetahui langsung dan memastikan harga-harga bahan pokok di pasar stabil.

"Saya hanya ingin pertama, karena kalau kita melihat angka-angka inflasi itu kan di bawah 3,5 (persen). Artinya harga itu stabil dan tadi saya lihat memang beberapa ada penurunan," kata Jokowi usai blusukan.

Beberapa komoditas yang harganya turun antara lain sawi hijau dari Rp 8.000 menjadi Rp 7.000 per kilogram, buncis dari biasanya Rp 16.000 menjadi Rp 12.000 per kilogram.

Namun, ada juga komoditas yang naik harganya, misalnya alpukat dari Rp 20.000 menjadi Rp 25.000 dan ayam potong dari Rp 30.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram.

"Kalau suplai sedikit, otomatis harganya naik sedikit. Saya kira dalam perdagangan adalah sesuatu yang biasa," ujarnya.

Mantan Gubernur DKI ini melihat bahwa kondisi harga di pasar sejalan dengan kondisi makro ekonomi, terutama berkaitan dengan besaran inflasi. Dengan kondisi harga yang relatif stabil ini, Jokowi berharap tidak ada pihak-pihak yang berkata sebaliknya.

"Inflasinya stabil, harga di pasar juga stabil. Jadi, jangan sampai ada yang teriak di pasar harga mahal-mahal. Nanti ibu-ibu di pasar marah, nanti enggak ada yang datang ke pasar, larinya ke supermarket, ke mal," tegas Jokowi.L6/red

dilihat : 416 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution