Sabtu, 24 Oktober 2020 15:49:20 | Home | Index Berita | About Us | Statistik | Buku Tamu | Redaksi | Webmail | Login |  

Catatan Ringan

Beatrice Portinari
Beatrice Portinari (1266-1290) adalah seorang anak manusia biasa yang kemudian menjadi obyek imajinasi luar biasa sehingga identitas dirinya secara tidak adil akan terseret dalam status luar biasanya itu.



Pengunjung hari ini : 490
Total pengunjung : 239592
Hits hari ini : 4239
Total hits : 2476107
Pengunjung Online : 11
Situs Berita Kristen PLewi.Net -Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan Gandeng Bank Permata




SocialTwist Tell-a-Friend | |
Sabtu, 04 November 2017 14:14:51
Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan Gandeng Bank Permata

Jakarta - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggandeng Bank Permata. Kedua pihak menjalin kerja sama terkait konfirmasi atas data pembiayaan pelayanan kesehatan peserta Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat kepada fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan badan sosial tersebut.

Lewat kesepakatan ini, Bank Permata akan mendukung pembiayaan invoice financing yang ditujukan kepada para mitra BPJS Kesehatan, yaitu fasilitas kesehatan atau rumah sakit melalui program value chain.

Melalui pembiayaan ini, diharapkan bisa memberi percepatan dan kemudahan bagi fasilitas kesehatan dan menjaga arus kas dan likuiditas karena bank akan mengambil alih permohonan klaim kesehatan peserta JKN-KIS yang sudah dikonfirmasi dam diverifikasi oleh BPJS Kesehatan sebelum jatuh tempo pembayaran.

Kemitraan ini sekaligus menjadi kelanjutan dari sinergi sebelumnya. Bank Permata telah menjadi salah satu payment point online bank. Sehingga peserta JKN-KIS bisa membayar iuran melalui sejumlah kanal pembayaran elektronik seperti Permata ATM, PermataMobile SMS, dan PermataMini ATM.

Direktur Utama Bank Permata Ridha DW Wirakusumah menyebut, langkah ini merupakan upaya dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan. "Sebagai lembaga keuangan kami memberikan solusi keuangan berupa invoice financing bagi para mitra BPJS Kesehatan agar keuangannya dapat terkelola dengan baik. Oleh karena itu kami harapkan para fasilitas kesehatan tersebut dapat menjaga dan memastikan layanan prima kepada peserta," kata dia, Jumat (3/11).

Sementara Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan Kemal Imam Santoso bilang, di tahun ini salah satu fokus lembaganya adalah menjamin keberlangsungan finansial dari program JKN-KIS. Caranya dengan meningkatkan kolektabilitas iuran peserta, peningkatan kepastian dan kemudahan pembayaran iuran, serta efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan dana operasional.

Untuk itu, kerja sama dengan sejumlah mitra mutlak diperlukan. Misalnya untuk mengikuti aturan pembayaran tagihan layanan kesehatan maksimal lima belas hari kerja setelah berkas lengkap.

"Kami berharap likuiditas dari faskes khususnya faskes swasta tetap terjaga serta memastikan pelayanan kepada peserta tetap berjalan, sambil menunggu verifikasi tagihan dari BPJS Kesehatan selesai," ungkap Kemal.ktn/red

dilihat : 455 kali


   
Copyright 2005 Pustakalewi.net
All rights reserved. Protected by the copyright laws of the Indonesia
hosted and developed by Agiz YL Solution